06 April 2025

Get In Touch

Film Oppenheimer Mendominasi di Penghargaan Film BAFTA

Kesuksesan Oppenheimer arahan Christopher Nolan di BAFTA. (FOTO: AFP/Justin Tallis)
Kesuksesan Oppenheimer arahan Christopher Nolan di BAFTA. (FOTO: AFP/Justin Tallis)

LONDON (Lenteratoday) – Film yang disutradarai oleh Christopher Nolan, Oppenheimer, memborong penghargaan dari beberapa nominasi di penghargaan film BAFTA di London pada hari Minggu (18/02/2024), menjadikan film ini sebagai sorotan di penghargaan Oscar bulan depan.

Film ini meraih tujuh penghargaan, termasuk film terbaik, sutradara terbaik untuk Nolan, aktor terbaik untuk Cillian Murphy dan aktor pendukung terbaik untuk Robert Downey Jr.

Dalam film ini, Murphy berperan sebagai J Robert Oppenheimer, fisikawan teoritis AS yang sering disebut sebagai "bapak bom atom", yang dihantui oleh konsekuensi dari ciptaannya.

Film ini telah meraup lebih dari $1 miliar Dolar AS atau sekitar 15 triliun rupiah, film Oppenheimer telah menang besar di Golden Globes dan Critics Choice Awards dan sekarang menjadi unggulan untuk meraih Oscar.

Ini adalah penghargaan BAFTA pertama bagi Murphy, dan ia berterima kasih kepada Nolan karena "Melihat sesuatu dalam diri saya yang mungkin tidak saya lihat dalam diri saya sendiri," kata Cillian Murphy saat menerima penghargaan tersebut pada acara penyerahan penghargaan di Royal Festival Hall, London, dikutip dari Channel News Asia, Senin (19/02/2024).

Dia kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa kesuksesan tersebut sangat menakjubkan, dan menambahkan bahwa dia sangat senang dan sedikit terkejut.

Meskipun memiliki banyak kesuksesan komersial seperti Inception dan The Dark Knight, Nolan belum pernah memenangkan penghargaan sutradara terbaik BAFTA sebelumnya.

Ini adalah BAFTA kedua bagi Downey Jr, setelah memenangkan piala aktor terbaik 31 tahun yang lalu untuk memerankan Charlie Chaplin.

Saat menerima penghargaan tersebut, bintang asal Amerika ini bergurau bahwa Nolan menyarankan agar ia mencoba pendekatan yang lebih bersahaja untuk peran Lewis Strauss, seorang anggota Komisi Energi Atom AS.

Malam itu juga merupakan malam yang baik untuk film komedi gelap surealis Poor Things, yang memenangkan lima penghargaan termasuk aktris terbaik untuk Emma Stone, yang juga memenangkan piala pada tahun 2017 untuk La La Land.

Aktris asal Amerika Serikat ini telah meraih penghargaan aktris terbaik Golden Globe dan Critics Choice untuk penampilannya yang tak tertandingi.

Dia mengalahkan persaingan dari bintang film Barbie, Margot Robbie, yang sebelumnya juga tampil di karpet merah bersama dengan aktris kelas atas Hollywood lainnya, Carey Mulligan dan Bradley Cooper.

Dalam kategori film terbaik, Oppenheimer berhasil mengungguli film drama Prancis Anatomy Of A Fall, The Holdovers dan Killers Of The Flower Moon karya Martin Scorsese.

Baik Scorsese maupun pemeran utama film epik sejarahnya, Leonardo DiCaprio, gagal meraih penghargaan BAFTA, namun film ini berhasil mengumpulkan sembilan nominasi, termasuk untuk film terbaik.

Film biografi Cooper tentang konduktor AS Leonard Bernstein juga dinominasikan untuk original screenplay dan aktor terbaik. Namun, Ia meninggalkan acara tersebut dengan tangan hampa.

Daftar nominasi BAFTA merupakan kekecewaan lain bagi film Barbie, yang hanya mendapatkan lima nominasi.

Film arahan Greta Gerwig, yang mengubah nostalgia terhadap boneka Barbie menjadi sindiran tajam tentang misogini dan pemberdayaan perempuan, sejauh ini gagal meraih sejumlah penghargaan utama yang diharapkan pada musim penghargaan kali ini. (*)

Sumber: Channel News Asia
Penerjemah: Lambang (mk) | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.