05 April 2025

Get In Touch

China Kirim Tim Medis ke Palestina Bantu Penanganan Covid-19

Tim medis dari China diskusi dengan tim medis Palestina (Ant)
Tim medis dari China diskusi dengan tim medis Palestina (Ant)

Timmedis China mengunjungi sebuah pusat kesehatan milik Badan Bantuan danPekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di kamp pengungsi Al-Amari diKota Ramallah, Tepi Barat, Senin (15/6/2020).

Timmedis China tiba di Palestina pada 10 Juni untuk membantu masyarakat negaratersebut memerangi COVID-19. Dikirim oleh Komisi Kesehatan Nasional China, timyang beranggotakan 10 orang itu terdiri dari para ahli di berbagai bidang medistermasuk penyakit menular, pemeriksaan virus, dan manajemen kesehatan.

Kunjunganselama sepekan hingga 17 Juni ini bertujuan untuk meningkatkan hubunganbilateral di sektor kesehatan dan pertukaran keahlian dalam memerangi wabahcorona.

"China telahmenjadi contoh utama dalam (memberikan) bantuan medis untuk negara-negaramiskin yang terkena virus ini," kata juru bica Pemerintah Palestina, Milhemdalam sebuah konferensi pers di Ramallah, Tepi Barat, dilaporkan Xinhua. 

Dia pun mengucapkan terima kasih karena Chinaturut memberikan bantuan kepada Palestina dalam rangka memerangi Covid-19.

"Kami menghargai upaya China dalammembantu dunia di tengah krisis kemanusiaan global ini melalui bantuan merekake Eropa dan kepada kami sebagai teman," ucapnya.

Sejauh ini, Palestina memiliki 117 kasus Covid-19. Pada 5Maret lalu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan keadaan darurat viruscorona. Langkah itu ditempuh tak lama setelah kasus pertama Covid-19 ditemukandi Betlehem. 

Kemudian pada 22 Maret, Palestina menerapkan karantina wilayah atau lockdown di Tepi Barat selama 14 hari.Sekolah-sekolah dututup, operasi transportasi umum dihentikan, dan pergerakanwarga dibatasi. Masyarakat wajib tinggal di rumah.

Berdasarkan data yang dihimpun John Hopkins Universityand Medicine (Coronavirus Resource Center), saat ini terdapat lebih dari 857ribu kasus Covid-19 yang tersebar di 180 negara. Sementara, korban meninggaltelah melampaui 42 ribu jiwa (Ant-abh).

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.