PIDANA berlapis ditemukan dalam dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan). Mulai dari pemerasan jabatan, gratifikasi, penghilangan barang buktik (barbuk) hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU). Belum lagi soal kepemilikan belasan senjata api yang ditemukan saat penggeledahan rumah dinas (rumdin) Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). Terbaru, tim penyidik KPK mendapati adanya dokumen tertentu yang dikondisikan dan diduga akan dimusnahkan. Beberapa dokumen dimaksud diduga kuat adalah bukti adanya aliran uang yang diterima para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini. Hingga kini komisi anti-rasuah sudah menyita uang senilai Rp 30 miliar. Namun hingga berita ini dibuat, keberadaan SYL masih menjadi teka-teki. Terbaru, KPK memeriksa pengacara Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang sekitar 6,5 jam, Senin (2/10/2023). Kuasa hukum Mentan saat tahap penyelidikan inipun mengaku tak tahu posisi SYL saat ini. Kabar terakhir, polisi NasDem tersebut berada di Kota Roma, Italia.Belakangan viral di media sosial sebuah foto yang menunjukkan surat penggunaan VIP Room berkop Angkasa Pura 2 oleh tamu atas nama Mentan Syahrul Yasin Limpo pada Minggu (1/10/2023) kemarin. Benarkah sudah ada di tanah air?BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/10/03-10-2023.pdf
[3d-flip-book id="154832" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/10/03-10-2023.pdf">