‘TIDAK ada kawan dan lawan abadi yang ada hanya kepentingan abadi’. Ungkapan populer di dunia perpolitikan tersebut benar adanya. Bak tradisi, tiap jelang Pemilu keriuhan politisi ‘kutu loncat’ terus berulang. Begitu juga di tahun ini menjelang pesta demokrasi akbar di 2024. Nama-nama populer menghebohkan publik karena berganti ‘warna’ bendera. Mantan Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli kini menjadi bakal caleg PDI Perjuangan. Kehebohan sempat terjadi saat dia menyatakan mundur dari PSI tepat setelah bakal calon presiden (Bacaleg) Prabowo Subianto datang ke kantor DPP partainya. Terbaru kegaduhan datang dari Hillary Brigitta Lasut. Dia terdaftar dalam Daftar Calon Sementara (DCS) dari Partai Demokrat. Padahal Brigitta ditegaskan merupakan anggota DPR aktif dari NasDem. Sementara, yang saat ini menjadi buah bibir adalah Budiman Sudjatmiko. Politikus PDIP ini diberi dua pilihan: mundur atau dipecat. Bahkan dia disinyalkan merapat ke PSI usai diketahui hadir dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) 2023 PSI, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (22/8/2023). BACA BERITA LENGKAP,KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/08/23082023.pdf
[3d-flip-book id="150617" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/08/23082023.pdf">