MAKIN dekat pelaksanaan Pemilu 2024, sebutan Joko Widodo (Jokowi) sebagai ‘king maker’ dinilai kalangan pengamat makin terbukti. Terbaru, saat Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi mendeklarasikan pencapresan Prabowo Subianto, malah nama Jokowi lah yang santer disebut. Sebutan sebagai ‘Panglima Koalisi’ pun mencuat karena berhasil meng-endorse orang di luar partai yang menaunginya yaitu PDI Perjuangan. Apalagi secara gamblang, koalisi yang saat ini terdiri dari Gerindra, PKB, Golkar dan PAN menyebut dirinya sebagi ‘Tim Pemerintah Jokowi’. Kode makin kuat kala relawan Jokowi mengembuskan kabar bila nama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka--putra sulung Jokowi--menjadi kandidat kuat cawapre Prabowo. PDI Perjuangan merespon santai berbagai isu itu termasuk makin ‘gendutnya’ pendukung Prabowo. PDI Perjuangan mengaku terbiasa dikeroyok. Sementara Bacapres Ganjar Pranowo malah mengaku dejavu dengan Pilpres 2014 lalu.Saat itu Koalisi Merah Putih milik Prabowo-Hatta Radjasa juga didukung banyak partai yaitu Partai Golkar dan PAN, bersama Gerindra, PKS, PPP, serta PBB. Tapi yang menang lawan politiknya yakni Jokowi-Jusuf Kalla yang diusung PDIP bersama Partai NasDem, PKB, PKP, dan Hanura.BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINIhttps://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/08/14082023.pdf
[3d-flip-book id="149693" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/08/14082023.pdf">