
JAKARTA (Lenteratoday) - Jumlah jamaah haji asal Indonesia yang wafat terus bertambah. Per hari ini, Minggu (30/7/2023), tercatat ada 756 jamaah yang meninggal. Selain itu juga masih ada jamaah yang menjalani perawatan di bebeapa rumah sakit di Madinah.
“Jamaah yang wafat hingga tanggal 29 Juli 2023 pukul 24.00 Wib sebanyak 756 orang,” kata Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (30/07/2023).
Ia menambahkan, PPIH Arab Saudi melakukan visitasi ke KKHI Madinah untuk melihat secara langsung kondisi jamaah Indonesia yang dirawat. Menurutnya, secara umum sudah banyak jamaah haji yang kembali ke kloternya masing-masing, termasuk jemaah haji yang ditanazulkan;
“Layanan menu menu bubur ayam bagi jemaah lansia masih tetap diberikan, sejauh ini animo jamaah terhadap menu bubur ayam cukup tinggi,” imbuh Dodo.
Di satu sisi, hari ini setidaknya sebanyak 7.452 jamaah haji gelombang II kembali ke Tanah Air. Jamaah haji tersebut diberangkatkan ke Tanah Air dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. “7.452 jamaah haji tersebut tergabung dalam 20 kelompok terbang,” terang Dodo Murtado.
Ia melanjutkan, pada operasional penyelenggaraan ibadah haji hari ke-69, hingga tanggal 29 Juli 2023 pukul 24.00 WIB jamaah haji yang telah tiba di Tanah Air sebanyak 179.178 orang, tergabung dalam 471 kelompok terbang (kloter).
Rencana keberangkatan Jamaah dan petugas dari Tanah Suci ke Tanah Air besok, Senin (31/7/2023) berjumlah 6.092 orang atau 17 kloter. (*)
Reporter : Lutfi/rls | Editor : Lutfiyu Handi