
SURABAYA (Lenteratoday) - Fat Graft belakangan sedang populer di dunia kecantikan. Fat Graft atau fat transfer adalah proses transfer lemak dari bagian tubuh ke bagian tubuh lainnya.
Sama seperti tindakan medis bedah umumnya , prosedur ini wajib dilakukan oleh seorang dokter spesialis bedah plastik. Dalam Lunch Talk Bersama NMW Plastic Surgery Surabaya , dr . Dinar Rahmania , Sp.BP - RE , yang merupakan dokter bedah plastik , mengemukakan bagaimana pentingnya prosedural seseorang yang ingin melakukan Fat Grafting. Ada persyaratan khusus yang perlu diperhatikan jika ingin menjalani metode bedah kecantikan ini.
"Persyaratan utama seseorang yang ingin menjalani Fat Graft itu harus dalam keadaan sehat , karena akan dilakukan tindakan pengambilan lemak dengan mesin yang sangat bagus , yang dimiliki oleh NMW Plastic Surgery Surabaya , karena selain disedot , mesin di NMW juga mampu mengencangkan area yang dilakukan penyedotan " ujar dokter lulusan Spesialis Bedah Plastik Universitas Airlangga ini, Selasa (18/7/2023).
Tren bedah kecantikan Fat Graft ini mulai dilirik oleh masyarakat yang umumnya ingin mendapat kan hasil yang cukup signifikan dan bertahan lama . Agar hasil sempurna , dr.Dinar menyarankan juga kepada pasien untuk tetap memperhatikan pasca tindakan .
"Pada umumnya dibutuhkan waktu hingga 6 bulan bagi lemak yang telah dipindahkan ke area tubuh yang diinginkan menunjukkan efeknya . Karena beberapa bagian lemak yang disuntikkan akan diserap kembali oleh tubuh selama beberapa bulan pertama setelah prosedur," imbuhnya.
Selain Fat Graft , masih banyak tindakan bedah kecantikan yang juga dilirik saat ini , seperti mommy make over dan blepharoplasty.(*)
Reporter: kurniawan/Editor:widyawati