07 April 2025

Get In Touch

Tertinggi Sejak 2016, Jamaah Haji RI yang Meninggal Dunia Capai 445 Orang

(Ilustrasi). Foto: Media Center Haji)
(Ilustrasi). Foto: Media Center Haji)

JAKARTA (Lenteratoday)-Jumlah jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci terus bertambah. Diketahui saat jni sudah masuk fase kepulangan bagi gelombang pertama.

Berdasarkan data Siskohat Kemenag, hingga pukul 10.00 WIB, Jumat (7/7/2023), total jemaah haji yang wafat mencapai 445 orang.

Datanya memang terus bertambah setiap hari. Sebagai perbandingan, pada Selasa (4/7) lalu, jamaah yang wafat ada 361 orang. Artinya sekitar 3 hari bertambah 84 orang.
Angka 445 jamaah haji yang tercatat hari ini, pada periode yang sama yaitu hari ke-45 penyelenggaraan ibadah haji, adalah tertinggi sejak tahun 2016.

Meski, tahun 2023 masih rendah dari tahun 2015 ada 486 jemaah wafat karena saat itu ada tragedi crane jatuh.Tahun ini, jamaah lansia menempati porsi 30 persen dari jumlah total.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, jamaah haji wafat sebagian besar karena penyakit jantung.

"Ya meninggal itu banyak hal, tapi rata-rata yang meninggal jantung ya," ucap Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi, Kemenag, Akhmad Fauzin, Selasa (4/7).

Fauzin menjelaskan semua jamaah haji Indonesia yang meninggal di Arab Saudi, dimakamkan di sana. Di Madinah adalah makam Baqi, sementara di Makkah makam Ma'la.

"Kalau yang meninggal di sana dimakamkan di sana, hajinya dibadalhajikan (bagi yang wafat sebelum puncak haji), artinya diganti oleh petugas. Tidak ada (jenazah yang dibawa pulang ke RI)," kata Fauzin.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, berulang kali meminta jamaah haji untuk menjaga kesehatan. Salah satunya dengan tidak memaksakan ibadah ke Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

"Kita memohon betul kepada jamaah haji yang memiliki keterbatasan baik fisik kesehatan usia agar menahan diri untuk tidak melaksanakan ibadah umrah atau ibadah sunah lain yang terlalu diforsir," tutur Gus Yaqut, Minggu (2/7/2023).

"Agama itu kalau kata orang Jawa sakdermo, secukupnya, tidak boleh berlebihan karena Allah tidak suka yang berlebihan," kata Gus Yaqut lagi.

Sementara itu, proses pemulangan jamaah haji ke Tanah Air terus berlangsung secara bergelombang. Hingga kemarin sudah 12.604 jamaah tiba di Indonesia.(*)

Data jamaah haji wafat di hari ke-45 dari Tahun ke Tahun:

Tahun 2015: 486 jamaah
Tahun 2016: 241 jamaah
Tahun 2017: 432 jamaah
Tahun 2018: 231 jamaah
Tahun 2019: 278 jamaah
Tahun 2022: 61 jamaah (kuota 50%)
Tahun 2023: 445 jamaah

Reporter: dya,rls/Editor:widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.