
JAKARTA (Lenteratoday) - Jamaah haji Indonesia tidak langsung mendapatkan 10 liter air zamzam seperti yang dijanjikan. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) baru akan memberikan 5 liter dulu. Separuhnya beberapa hari kemudian setelah kepulangan jamaah.
Dikutip dari laman Kemenag, Rabu (5/7/2023), jamaah haji gelombang pertama telah tiba di Indonesia pada Selasa 4 Juli 2023. Ada sebanyak 6.961 jamaah dari 18 kelompok terbang (koter) di hari pertama kepulangan jamaah.
Setibanya di debarkasi, jamaah haji ternyata tidak langsung mendapatkan 10 liter air zamzam. Mereka hanya mendapatkan setengah, sisanya baru akan diberikan di lain waktu.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag RI, Akhmad Fauzin. Dalam konferensi persnya siang ini, Fauzin menjelaskan mengenai distribusi 10 liter air zamzam yang akan diterima jamaah haji setibanya di Tanah Air.
"Seperti yang disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholis Qoumas tahun ini jamaah haji Indonesia memperoleh 10 liter air zamzam," ungkap Akhmad Fauzin.
"Setibanya di asrama haji debarkasi, jamaah akan menerima 5 liter air zamzam. Untuk 5 liter tambahannya akan diterima di kantor Kementerian Agama Kabupaten Kota pada kesempatan berikutnya," lanjutnya.
Untuk waktu pastinya, Fauzin tidak menjelaskan kapan air zamzam tambahan itu bisa diambil oleh para jamaah. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan menginformasikan lebih lanjut mengenai hal tersebut.
"PPIH dan maskapai sepakat untuk mengirim air zamzam tambahan untuk jamaah haji Indonesia secara bertahap. Setelah sampai di Tanah Air, air zamzam tambahan ini akan didistribusikan ke Kementerian Agama Provinsi untuk diteruskan ke Kementerian Agama Kabupaten Kota," tukas Fauzin.(*)
Reporter:lutfi,rls /Editor:widyawati