07 April 2025

Get In Touch

Pemkot Malang Beri Bantuan pada Anak Korban Kecelakaan Beruntun

Pemkot Malang saat mberikan bantuan yang diterima ahli waris korban (dok. Humas Pemkot Malang) (Senin/12/6/2023)
Pemkot Malang saat mberikan bantuan yang diterima ahli waris korban (dok. Humas Pemkot Malang) (Senin/12/6/2023)

MALANG (Lenteratoday) -Pemerintak Kota Malang merespon terjadinya kecelakaan beruntun yang melibatkan pick up Grand Max bernopol N 8315 EJ dengan sejumlah kendaraan bermotor di Jalan Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Minggu (11/6/2023) sore.

Seperti diberitakan 4 korban meninggal dunia, 3 diantaranya merupakan satu keluarga terdiri atas Ayah, Ibu, dan satu orang anak berusia 10 bulan, yang merupakan warga Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memberi bantuan berupa paket sembako dan uang tunai dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang, bantuan berupa uang tunai dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang, serta bantuan untuk kepengurusan BPJS ketenagakerjaan bagi korban meninggal, dari Bagian Kesra Pemkot Malang.

"Mewakili Bapak Wali Kota, mengucapkan bela sungkawa atas musibah terbut," ujar Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, Senin (12/6/2023).

Pihaknya akan mengusulkan program beasiswa pendidikan kepada Wali Kota Malang, Sutiaji, untuk menjamin keberlanjutan pendidikan para anak-anak korban tersebut.

“Karena semua anaknya sudah yatim piatu, maka kita usulkan pada pak wali agar ditelaah, bagaimana nanti bagian kesra itu untuk memberikan semacam beasiswa. Sehingga, anaknya bisa sekolah lebih lanjut dan mendapat pendidikan yang layak,” katanya.

Khoirul Ummah berprofesi sebagai seorang guru ngaji, maka Dayu menyampaikan bahwa korban juga berhak mendapatkan insentif yang masuk dalam BPJS ketenagakerjaan (naker) sebagai penerima upah. Sehingga, saat ini terkait dengan BPJS tersebut juga masih dalam proses, oleh Bagian Kesra Pemkot Malang.

“Blanko BPJS sudah kami bawa, nanti biar diteruskan dengan bagian Kesra, untuk BPJS naker. Kalau untuk Jasaraharja sudah dengan pihak kepolisian. Dari kakaknya korban sudah menberikan berkas-berkasnya, tinggal diambil oleh kepolisian,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sosok almarhum Slamet Riyadi, diketahui sebagai seorang modin kematian. Sedangkan istrinya, almarhumah Khoirul Ummah selain guru ngaji juga merupakan seorang penghafal Quran (hafidzah). Diketahui, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi usai korban menghadiri wisuda salah satu anaknya (IC) di Pondok Asy Syadzili 3, Kecamatan Tumpang pada Minggu (11/6/2023).

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.