07 April 2025

Get In Touch

Jelang Masuknya CJH, Embarkasi Surabaya Lakukan Fogging Asrama Haji

Pelaksanaan fogging di asrama haji embarkasi Surabaya menjelang masuknya para CJH pada 23 Mei mendatang.
Pelaksanaan fogging di asrama haji embarkasi Surabaya menjelang masuknya para CJH pada 23 Mei mendatang.

SURABAYA (Lenteratoday) - Guna memberikan layanan yang terbaik bagi calon jamaah haji (CJH) yang akan masuk ke asrama haji embarkasi Surabaya mulai tanggal 23 Mei mendatang, seluruh ruangan dilakukan fogging atau pengasapan, Jumat (19/2/2023).

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram, mengatakan fogging dilakukan agar ruangan-ruangan serta halaman depan sampai belakang bisa steril.

"Kita bersihkan sarang-sarang nyamuk dan kutu di lingkungan asrama, sehingga ketika jamaah datang sudah bersih. Dalam kegiatan fogging dilakukan oleh KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Surabaya," tuturnya.

Rencananya fogging ini akan rutin dilakukan setidaknya seminggu sekali. "Satu minggu setelah kloter pertama datang, biasanya ada fogging lagi," imbuhnya.

Husnul Maram juga menginfokan dalam rangka mewujudkan Haji Ramah Lansia, kamar jemaah haji lansia akan ditempatkan di lantai dasar dan terdekat dekat layanan kesehatan. "Selain itu dalam pemberian layanan, para lansia akan mendapat prioritas untuk mendapatkan layanan terlebih dahulu," imbuh pria asal Gresik ini.

Jumlah jamaah lansia sekitar 11 ribu orang dari total jemaah haji Jawa Timur 35.152 orang. "Tahun lalu jamaah lansia tidak diperkenankan berangkat karena protokol kesehatan dari Arab Saudi. Alhamdulillah tahun ini sekitar kuota sepertiga jemaah haji adalah diprioritaskan lansia," urainya.

Tahun ini Kemenag menerapkan sistem One Stop Service atau Layanan Satu Atap pada pelaksanaan ibadah haji. Pada proses penerimaan, layanan satu atap pada jamaah: menyerahkan tas bagasi dan kabin kepada petugas PPIH; pemberian label pada tas kabin; pemeriksaan akhir kesehatan jamaah haji; Menyerahkan SPMA dan Bukti Lunas BPIH; penyerahan kartu makan serta kartu penempatan kamar; penyerahan gelang identitas; penyerahan paspor, visa, boarding pass, dan lembar tanda terima living cost; serta penyerahan living cost.

"Jika tahun lalu living cost dan paspor diberikan ketika proses pemberangkatan jamaah ke tanah suci, tahun ini diberikan pada proses penerimaan. Diharapkan melalui metode ini, semua proses akan berjalan lebih cepat dan efisien," tuturnya.

Sementara itu, Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Gartaman menginfokan jika 526 kamar dengan daya tampung 2400 orang sudah siap. (*)

Reporter : Lutfi/rls | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.