06 April 2025

Get In Touch

Bentuk Perhatian Serius, 2024 Pemkot Kediri Siapkan Puskesmas dan RS Ramah Lansia

Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana (jilbab biru) saat berbincang dan memberikan door prize kepada salah satu lansia yang hadir di acara peringatan ke-Hari Lansia Nasional ke-27 bersama lansia se-Kota Kediri di Taman Sekartaji.
Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana (jilbab biru) saat berbincang dan memberikan door prize kepada salah satu lansia yang hadir di acara peringatan ke-Hari Lansia Nasional ke-27 bersama lansia se-Kota Kediri di Taman Sekartaji.

KEDIRI (Lenteratoday)-Tahun 2024 Kota Kediri bakal memiliki puskesmas dan rumah sakit ramah lansia. Dimana pada dua fasilitas tersebut ada prioritas layanan bagi lansia, tidak perlu mengantre untuk mendapat pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

Hal itu diungkapkan Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar saat menghadiri acara peringatan ke-Hari Lansia Nasional ke-27 bersama lansia se-Kota Kediri di Taman Sekartaji, Jumat (12/5/2023). Acara diisi senam bersama, pemberian materi kesehatan, dan juga pembagian doorprize.

"Jadi kesehatan lansia ini sangat diperhatikan. Bahkan kesehatan para lansia ini sudah dimonitor dari tingkat bawah," ungkap wanita yang akrab disapa Bunda Fey ini.

Istri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar ini mengatakan Pemkot Kediri memiliki berbagai program untuk lansia. Kesehatan para lansia dimonitor melalui posyandu lansia. Ada pula pemberian makanan tambahan (PMT) bagi lansia.

"Hebat dan luar biasa lansia Kota Kediri. Semangatnya sungguh luar biasa mungkin ini salah satu indikator Kota Kediri jadi kota paling bahagia. Saya senang hari ini bisa datang ke acara ini," ujarnya.

Lebih lanjut Bunda Fey ini menambahkan lansia-lansia di Kota Kediri harus bahagia. Sebab lansia ini hanya membutuhkan dua hal yakni sehat dan bahagia.

Maka dari itu di setiap kelurahan juga ada kegiatan senam bersama. Dimana kegiatan ini banyak diikuti lansia. "Kalau dua hal itu sudah dirasakan maka mereka tidak sakit. Itu sangat bagus untuk negara. Mereka tidak menjadi beban negara," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Fauzan Adima menjelaskan berdasar data di Posyandu lansia, 80-90 persen lansia di Kota Kediri masih aktif. Di Pos Binaan Terpadu (Posbindu) lansia juga aktif mengikuti pemeriksaan kesehatan penyakit tidak menular.

Pemkot Kediri pun juga memberikan wadah bagi lansia dengan berbagai kegiatan. "Alhamdulillah lansia di Kota Kediri masih aktif. Persentasenya sekitar 80-90 persen lah," jelasnya.(*)

Reporter: Gatot Sunarko/Editor: widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.