05 April 2025

Get In Touch

Angin Puting Beliung Kota Batu Rusak Atap Sekolah dan Rumah Warga

Salah satu kediaman warga, Nanang di Jalan Bejo No 13 RT 09 RW 11, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu atapnya rusak akibat angin puting beliung.
Salah satu kediaman warga, Nanang di Jalan Bejo No 13 RT 09 RW 11, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu atapnya rusak akibat angin puting beliung.

BATU (Lenteratoday) – Pusat Data Operasi dan Analisis (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, melaporkan terjadinya dua kejadian bencana alam akibat angin puting beliung pada Jumat, (28/4/2023) pukul 11.30 WIB di Kota Batu.

Kejadian pertama terjadi di MTS Hasyim Asyari, yang beralamat di Jalan Semeru Gang 2 RT 03 RW 07, Kelurahan Sisir Kecamatan Batu, Kota Batu. Menurut keterangan BPBD Kota Batu, kejadian tersebut disebabkan oleh angin puting beliung dan hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Batu.

“Akibatnya, atap kelas MTS Hasyim Asyari yang memiliki lebar 6 meter dan panjang 11 meter serta asbes kelas dengan lebar 4 meter dan panjang 6 meter jatuh tersapu angin,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, saat dikonfirmasi, Jumat (28/4/2023).

Menurut pria yang akrab dengan sapaan Agung ini, tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut. Agung juga menyampaikan bahwa BPBD Kota Batu dan relawan lantas melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan instansi terkait, serta melakukan pembersihan material atap sekolah.

“Adapun rekomendasi yang diberikan adalah melakukan tindak lanjut ke pasca bencana, memberikan bantuan terpal, dan melakukan perbaikan atap sekolah oleh dinas terkait. Personil dan instansi yang terlibat dalam kejadian ini adalah BPBD Kota Batu, Perangkat Kelurahan Sisir, Wakil Kepala Sekolah MTS, relawan, dan agen bencana,” jelasnya.

Sementara itu, kejadian kedua disebutkan oleh Agung, terjadi di Jalan Bejo No 13 RT 09 RW 11, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu. Sama dengan sebelumnya, kejadian ini juga dipicu oleh angin puting beliung dan hujan dengan intensitas tinggi.
Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kejadian tersebut membuat atap rumah salah satu warga, Nanang, yang terbuat dari genteng dengan dimensi lebar 3 meter dan panjang 4 meter, terjatuh dan tersapu angin.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Personil dan instansi yang terlibat dalam kejadian ini adalah BPBD Kota Batu, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Perangkat Kelurahan Sisir, relawan, dan agen bencana,” paparnya.

Diakhir, Kalaksana BPBD Kota Batu tersebut mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam, terutama pada musim hujan seperti saat ini.

“Masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri dan mengikuti imbauan dari instansi terkait demi mengurangi risiko terjadinya bencana,” pungkasnya.(*)

Reporter: Santi Wahyu /Editor: widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.