05 April 2025

Get In Touch

Pastikan Libur Lebaran Aman, Tim BPBD Kota Malang Siap Siaga 24 Jam

Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno
Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno

MALANG (Lenteratoday) – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selalu siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam, khususnya pada momen libur lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah ini.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Prayitno mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sefala sesuatu yabg diperlukan untuk menghadapi kemungkinan adanya kejadian yang tidak diinginkan. Diantaranya yakni dengan dibentuknya 2 tim tanggap bencana.

“Kami prinsipnya punya dua tim, satu tim pengolah data dan informasi namanya kami sebut pusat data informasi (pusdalops). Dan yang satunya unit operasional, unit operasional kami itu ada dua orang,” ujar Prayitno, saat dikonfirmasi awak media, Jumat (21/4/2023).

Pria yang akrab dengan sapaan Prayit, ini menambahkan, pihaknya juga telah mempersiapkan 2 personel tambahan khusus untuk tim kaji cepat, yang bertugas sebagai pengasesmen wilayah dalam proses penanganan bencana alam. “Ditambah dua orang yang spesifikasinya kaji cepat. Jadi mengasessment dan menilai wilayah, seperti itu,” tambahnya.

Prayit kemudian menyampaikan, tim tanggap bencana BPBD Kota Malang tersebut, selalu siap siaga selama 24 jam. Sehingga, pihaknya memastikan akan memberikan respons cepat untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat selama libur lebaran.

Dalam hal ini, Prayit juga mengimbau agar masyarakat tidak ragu untuk menghubungi BPBD Kota Malang apabila terjadi keadaan darurat ataupun bencana.

“Jadi kami on call, piket 24 jam setiap hari. Kemudian pusdalops itu juga 24 jam, menampung seluruh laporan masyarakat. Baik dari BMKG, masyarakat, BPBD kota lain misalnya ada keterkaitan dengan kami, itu menyampaikan informasi kepada kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, mantan Camat Kedungkandang, ini juga menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi bersama beberapa lembaga terkait, diantaranya seperti Dinkes, DLH, hingga PLN, untuk penanganan tanggap kebencanaan.

“Jadi misalnya pohon tumbang menimpa orang, otomatis dua atau tiga yang kami hubungi. Dinkes untuk ambulans nya, DLH untuk sinergi, lalu PLN untuk kabel-kabel yang putus. Itu pusdalops kami sudah link dengan 112 contact unit operasional itu,” ungkap Prayit.

Di sisi lain, Prayit menyebutkan jika berkaca dari tahun sebelumnya, bencana yang paling diantisipasi saat momen libur lebaran kali ini, ialah cuaca ekstrem seperti banjir dan angin kencang.

Oleh karena itu, Prayit mengatakan bahwa tim BPBD Kota Malang telah mempersiapkan kewaspadaan dini serta mengedukasi masyarakat terkait hal-hal yang perlu dilakukan dalam keadaan gawat darurat.

“Kalau seperti cuaca ekstrem, kita kewaspadaan dini saja, sama edukasi ke masyarakat. Kami menyebar informasi dari BMKG, untuk per tiga hari. Kami juga selalu berkoordinasi dengan warga melalui lurah, camat, RT/RW, dan tentunya kelurahan tangguh di masing-masing wilayah,” tandasnya.(*)

Reporter: Santi Wahyu/Editor:widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.