05 April 2025

Get In Touch

Idul Fitri 1444 H: Volume Kendaraan di Kota Malang Diprediksi Naik 3 Kali Lipat

Petugas Dishub Kota Malang saat mengatur arus lalu lintas di Jalan Merdeka Selatan
Petugas Dishub Kota Malang saat mengatur arus lalu lintas di Jalan Merdeka Selatan

MALANG (Lenteratoday) –Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang prediksi adanya lonjakan kepadatan volume kendaraan hingga 3 kali lipat dari hari biasanya.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan, kepadatan volume kendaraan tersebut diakibatkan banyaknya warga yang berbondong-bondong untuk mengunjungi pusat-pusat perbelanjaan di Kota Malang, jelang persiapan hari raya Idul Fitri.

“Volume kendaraan itu tinggi mulai dari hari Sabtu kemarin. Itu karena banyaknya masyarakat yang ingin berbelanja, bahkan mereka dari luar Kota Malang. Sehingga menimbulkan kepadatan di beberapa tempat seperti di area Pasar Besar Kota Malang,” ucap Widjaja, saat dikonfirmasi oleh awak media, Selasa (18/4/2023).

Menurut Widjaja, pada jam-jam tertentu volume kendaraan akan semakin meningkat, bahkan juga sering kali menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan menuju lokasi pusat perbelanjaan.

“Antara waktu pulang kerja, ya. Atau malam hari habis tarawih itu. Jadi antara pukul 14.00 WIB atau 15.00 WIB, sampai pukul 22.00 WIB, tapi kalau malam hari itu terjadi di sekitar Ramayan sama Mitra,” imbuhnya.

Antusiasme masyarakat untuk pergi ke pusat-pusat perbelanjaan, nampaknya bukan menjadi alasan utama terjadinya peningkatan volume kendaraan. Sebab menurut Widjaja, kepadatan juga terjadi dikarenakan banyaknya kendaraan besar yang melintasi Kota Malang, jelang momen cuti bersama nanti.

“Kalau dilihat dari rekaman CCTV kami, itu banyak kendaraan besar yang melintas, karena Senin kemarin pukul 16.00 WIB, itu kan batas kendaraan barang melintas, nah mereka banyak yang menyelesaikan dealine untuk pengiriman barang,” jelasnya.

Keramaian lalu lintas di salah satu ruas jalan Kota Malang

Disebutkan oleh Widjaja, kepadatan volume kendaraan tersebut, terjadi terutama pada arus-arus provinsi atau pada jalur pusat. Diantaranya yakni, mulai dari Jl. Gatot Subroto, Jl. Kolonel Sugiyono, hingga Jl. Raden Intan.

“Mereka banyak yang melakukan pengiriman itu ke arah Pasar Besar, kemudian ke arah antar kota, nah bergeraknya disitu, sehingga menyebabkan penuh di beberapa jalur. Berakibat pada kendaraan kecil yang melintas terganggu,” serunya.

Sebagai upaya mengantisipasi kepadatan arus kendaraan yang terjadi di Kota Malang tersebut, Widjaja mengaku akan bekerjasama dengan beberapa lembaga, seperti Polresta Malang Kota, serta para juru parkir (Jukir) yang berada di kawasan Pasar Besar Kota Malang.

“Kita setiap hari menempatkan personel disana 10 orang, kita juga bekerjasama dengan jukir. Mau tidak mau tukang parkir dilibatkan. Kami juga minta agar jukir tidak egois, masyarakat biar memarkirkan kendaraannya di dalam gedung yang telah disediakan tempat parkir, tidak diluar. Karena itu juga mengganggu arus lalu lintas,” tandasnya.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.