05 April 2025

Get In Touch

Tinjau Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Lebaran, Wali Kota Malang: Cukup Terkendali

Wali Kota Malang, Sutiaji didampingi Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, saat meninjau ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Bunulrejo, Kota Malang, Kamis (13/4/2023). (Santi/LebteraToday)
Wali Kota Malang, Sutiaji didampingi Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, saat meninjau ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Bunulrejo, Kota Malang, Kamis (13/4/2023). (Santi/LebteraToday)

MALANG (Lenteratoday) – Menjelang lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang meninjau ketersediaan kebutuhan bahan pokok. Pantauan dilakukan di Pasar Bunulrejo, Gudang Bulog cabang Malang, dan Pertamina Fuel Terminal Malang.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, ketersediaan kebutuhan bahan pokok masih cukup terkendali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Malang, terlebih menjelang momen Idul Fitri mendatang.

“Alhamdulillah tadi ketika di pasar, cukup terkendali berkaitan dengan harga di pasar. Mulai dari daging ayam, daging sapi, cabai, tomat, tepung terigu, beras, gula, minyak juga tidak ada peningkatan yang cukup berarti,” ujar Sutiaji, usai melakukan tinjauan, Kamis (13/4/2023).

Dalam tinjauan yang dilakukan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang tersebut, Sutiaji mengharap agar ketersediaan dan stabilitas harga dapat terus terkendali. Sehingga angka inflasi Month to Month (M to M) Kota Malang yang saat ini mencapai 0,24 persen, tidak akan mengalami kenaikan jelang lebaran nantinya.

“Mudah-mudahan kami bisa mempertahankan inflasi di Kota Malang yang kemarin M to M nya terkecil di angka 0,24 persen yang terakhir. Mudah-mudahan nanti bisa terkondisi dengan baik,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan tinjauannya di Gudang Bulog cabang Malang. Orang yang menduduki kursi N1 ini juga menyampaikan, ketersediaan beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di momen jelang lebaran masih aman terkendali.

“Masalah beras juga demikian, kalau kemarin ada kelangkaan bahwa di Bulog itu tinggal beras luar negeri saja. Ternyata alhamdulillah saat ini sudah tersedia 6000 ton beras. Artinya beras yang selain impor, sudah tidak langka seperti dulu,” terangnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Sutiaji juga menekankan agar masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan beras. Sebab, pemerintah pusat juga telah memberlakukan kebijakan pemberian subsidi beras mulai bulan Maret hingga Mei 2023 nanti.

“Jadi ada 24.063 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan nanti setiap orang mendapatkan 10 Kg. Berati sudah siap, dan nanti disebar sejumlah itu. Mulai saat ini sudah di kelurahan Klojen, sampai nanti sebelum hari raya kita agendakan dengan PT Pos, nanti sampai tanggal 18 di bulan April ini,” tutur Sutiaji.

Senada dengan status kebutuhan bahan pokok di 2 tempat tersebut. Sutiaji juga mengungkapkan bahwa ketersediaan bahan bakar mesin (BBM) juga telah diantisipasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Malang Raya pada lebaran kali ini.

“Jadi ini ada antisipasi untuk lonjakan kendaraan ada 15 persen. Kalau tahun lalu kan 10 persen, sekarang ditambah 5 persen soalnya Covid-19 sudah melandai jadi kemungkinan ada lonjakan pemudik. Kemudian kalau untuk LPG, itu juga sama ada antisipasi kenaikan 7 persen,” tandasnya.(*)

Reporter: Santi Wahyu/Editor: widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.