LAGI-LAGI rekaman suara terkait Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri beredar luas di media sosial. Terbaru soal dugaan kebocoran data dokumen penyelidikan KPK terkait kasus tunjangan kinerja (tukin) di Kementerian ESDM. Dalam potongan percakapan tersebut juga mencuat ‘pak menteri’ yang disebut-sebut oleh dua orang dalam file audio itu. Polemik Firli pun makin karut marut. Sebab, usai melaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas), sejumlah eks pimpinan, pegawai KPK dan pegiat antikorupsi berencana melaporkannya ke polisi karena perbuatan Firli bisa dikategorikan sebagai pelanggaran pidana. Bak lingkaran setan, kegaduhan ini dimulai saat Firli mencopot Brigjen Endar Priantoro dari jabatannya sebagai Direktur Penyelidikan KPK dan mengembalikannya ke Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak menerima putusan itu dan meminta Endar tetap di komisi anti-rasuah. Kini, bila laporan ke polisi diterima maka kasus akan berbalik arah, Polri menjadi pihak yang memeriksa Firli. Semoga tak menjadi benang kusut.BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/04/11042023.pdf
[3d-flip-book id="135948" ][/3d-flip-book]