
KEDIRI (Lenteratoday) -Pemkab Kediri berupaya selama Ramadan dan Idul Fitri Kabupaten Kediri bebas petasan. Upaya dilakukan dengan medjadwalkan deklarasi deklarasi Bulan Ramadan dan Idul Fitri bebas petasan yang melibatkan seluruh pelajar tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Kediri, Senin (10/4/23).
Prakarsa muncul atas keprihatinan Mas Dhito mengetahui ada oknum pelajar tertangkap menjual bahan baku mercon. Lantas Mas Dhito meminta pejabat Kepala Dinas Pendidikan, M. Muhsin melakukan langkah antisipasi. Pelaksanaan deklarasi akan digelar di masing-masing sekolah bersamaan sebelum proses belajar mengajar dimulai.
“Saya langsung telepon Kepala Dinas Pendidikan, agar segera diskusikan permasalahan ini agar tidak terulang. Salah satu solusi yang saya sampaikan, dilakukan deklarasi pelajar se-Kabupaten Kediri. Bahwa selama Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tanpa ada petasan khususnya dilakukan para pelajar di Kabupaten Kediri,” terangnya seminggu lalu.
M. Fadoli, Kepala SMK Canda Bhirawa membenarkan atas acara tersebut dan pihaknya telah menerima surat edaran dari Dinas Pendidikan. “Ini merupakan langkah positif diambil Mas Bupati. Kami akan menjalankan dan akan memberikan sanksi tegas, bila kedapatan anak didik kami memperdagangkan atau menyalakan petasan,” terangnya.(pkp/*)
Reporter: Gatot Sunarko