
KEDIRI (Lenteratoday) -Tiga Badan Usaha Milik Daerah mengikuti pelatihan Pembuatan Key Performance Indicator (KPI) di Ruang Rapat Bappeda, Kediri, Selasa (24/1/2023). Keikutsertaan mereka selaras misi Wali Kota menuju sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing serta berbasis nilai agama dan budaya
Key Performance Indicator merupakan tolok ukur sebuah perusahaan untuk menilai kinerja karyawan serta membantu mengevaluasi kinerja perusahaan agar visi misi yang sudah direncanakan bisa tercapai.
Saat memberikan sambutan di awal kegiatan, Kabag Administrasi Perekonomian Tetuko Erwin Sukarno mengatakan, sejak 2021 BUMD Kota Kediri sudah mengimplementasikan Good Corporate Governance (GCG). Pelaksanaan GCG salah satunya digunakan mengukur kinerja para pegawai guna mencapai tujuan yang ditetapkan bersama.
Menggandeng narasumber dari Universitas Airlangga, Erwin berharap hasil tindak lanjut dari pelatihan ini bisa langsung diimplementasikan seluruh BUMD di Kota Kediri dengan menyusun dan menerjemahkan KPI di perusahaan hingga ke lingkup terkecil.
Shochrul Rohmatul Ajija, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga sebagai narasumber menjelaskan penyusunan KPI sangat relevan dengan visi misi milik perusahaan. Ditambahkan pengukuran KPI secara rutin dan berkala akan memudahkan mengevaluasi kinerja sebuah perusahaan.
“Selain itu kita juga bisa menilai bagaimana tren, apakah semakin bagus, stagnan atau turun. Sehingga KPI juga bisa digunakan sebagai dasar bagi untuk mengambil kebijakan dan tindakan yang perlu dilakukan,” imbuh Rohmatul (*)
Reporter: Gatot Sunarko|Editor: Arifin BH