05 April 2025

Get In Touch

Akhir Tahun, Makam Gus Dur di Jombang Dipadati Pengunjung

Makam Gus Dur di kompleks Ponpes Tebuireng yang dipadati pengunjung atau peziarah di akhir tahun 2022.(sutono)
Makam Gus Dur di kompleks Ponpes Tebuireng yang dipadati pengunjung atau peziarah di akhir tahun 2022.(sutono)

JOMBANG (Lenteratoday) - Pekan terakhir di penghunjung tahun 2022, makam mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Diwek, Jombang, dibanjiri pengunjung.

Mereka tak hanya dari Jombang dan sekitar, mayoritas pengunjung justru dari luar daerah Kabupaten Jombang. Bahkan banyak yang dari luar Jawa Timur.

Pengurus Ponpes Tebuireng, Teuku Azwani mengaku, selama sepekan terakhir menjelang tahun baru ini, jumlah peziarah di makam Gus Dur naik hingga 50 persen dari hari-hari biasa.

"Luar biasa kenaikan jumlah peziarah, per hari bisa mencapai 50.000 orang di akhir tahun 2022 ini. Jauh melampaui jumlah pengunjung di hari-hari biasa," terangnya, Jumat (30/12/2022).

Teuku Azwani menyatakan, kendati terjadi lonjakan jumlah pengunjung, namun tidak ada batasan bagi peziarah makam cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari ini. Artinya, semua aturan tetap seperti biasa.

"Tidak ada perubahan, apalagi membatasi pengunjung. Semua sesuai aturan reguler. Dan peziarah terutama harus bisa menyesesuaikan jam buka dan tutup makam," tandas santri senior asal Nangroe Aceh Darussalam (NAD) ini.

Azwani menambahkan, aturan atau ketentuan waktu bagi peziarah makam di Ponpes Tebuireng yang selama ini berlaku adalah, dibuka mulai pukul 08.00 - 15.00 WIB dan pukul 20.00-02.00 WIB.

"Pukul 15.00 WIB sore kita tutup dan buka lagi pukul 20.00 WIB hingga pukul 02.00 pagi. Karena selama makam ditutup kita ada kegiatan pondok," ujarnya.

Handayani, salah satu pimpinan rombongan dari Surabaya mengaku, makam Gus Dur merupakan salah satu tujuan bagi rombongan yang dipimpinnya.

Selain ke makam Gus Dur, rombongan dua bus yang dipimpinnya juga ziarah ke beberapa makam wali, seperti di Tuban (makam Sunan Bonang) dan Gresik (makam Sunan Giri).

"Kami berziarah, mendoakan para wali dan ulama. Selain bertujuan mendapat pahala, juga agar dapat keberkahan dalam kehidupan kami," pungkasnya.(*)

Reporter:sutono, gatot /Editor:widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.