ADA yang menyebut korupsi bak kanker, ada pula yang mengatakan seperti gurita atau bahkan sungai. Semua pengandaian itu sebenarnya merujuk pada satu kesimpulan yaitu korupsi bisa menjalar kemana-mana dan menyeret siapa saja. Dalam dugaan suap dana hibah Jawa Timur (Jatim) dengan salah satu tersangkanya yaitu Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjutak, jumlah lokasi yang digeledah makin banyak. Terbaru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ‘memeriksa’ kantor Dinas PU Bina Marga Jatim dan Kantor Dinas PU Sumber Daya Air Jatim. Tak hanya itu, KPK juga telah mengamankan uang Rp 1 miliar lebih dari Gedung DPRD Jawa Timur. Sementara mengenai pihak-pihak yang akan diperiksa, KPK meminta semua kooperatif. Menurut komisi anti-rasuah yang dipimpin Firli Bahuri ini ada peluang memanggil Gubernur Jatim, Khofidah Indar Parawansa dan Wagub Jatim, Emil Dardak. Sebab sumber dari dana hibah tersebut adalah APBD Jatim. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/12/23122022.pdf
[3d-flip-book id="124673" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/12/23122022.pdf">