07 April 2025

Get In Touch

Festival Tatto se-Indonesia Kembali Digelar Sekaligus Peringati Hari Pahlawan

Indira, wanita asal Bandung yang datang untuk mengikuti Festival Tattoo di Surabaya.
Indira, wanita asal Bandung yang datang untuk mengikuti Festival Tattoo di Surabaya.

SURABAYA (Lenteratoday) - Setelah libur selama 3 tahun, Festival Tatto se-Indonesia akhirnya kembali digelar. Kali ini Arek Tattoo Suroboyo (Atos) menggelar kegiatan rutin tahunan ini di AJBS Surabaya, Minggu (13/11/2022).

"Festival Tattoo memang sebelumnya diadakan tiap tahun, tetapi karena pandemi, kami tidak mengadakan acara ini sampai tiga tahun," ucap Ketua Atos, Ayik. Dia mengaku sengaja menggelar kegiatan ini pada bulan November, sekalgus sebagai peringatan Hari Pahlawan.

Kini, di tahun 2022 even ini kembali digelar. Ayik mengatakan, tujuan acara ini adalah untuk mendukung para seniman tattoo muda, sekaligus menjalin silaturahmi dalam komunitas tattoo seluruh Indonesia yaitu Aliance of Indonesian Tattoo Art and Body Piercing.

Dalam Festival Tattoo 2022 ini, diikuti sebanyak 41 stand dari berbagai daerah, di antaranya
Ambon, Bali, Jakarta, Kediri, Blitar, dan Tuban.

Meski banyak pelaku tattoo baru yang mau bergabung dalam festival ini, namun Ayik mengaku tidak begitu saja menerima anggota baru. "Ada SOP yang harus dilewati. Yang utama, kami melihat bagaimana ia membuat tatto, apakah sesuai standar kesehatan, kebersihannya, termasuk untuk jarum harus sekali pakai," tegas Ayik.

Ketua Atos, Ayik

Hal ini juga diungkapkan salah satu seniman tatttoo Arif alias Ambon usai melukiskan tattoo pada salah satu pelanggannya di stand Sarrap Tattoo. "Faktor kesehatan memang menjadi syarat mutlak untuk konsumen," tuturnya.

Arif alias Ambon ini lantas menceritakan ketertarikannya pada tattoo sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 6, bahkan ia sempat membuat mesin tattoo sendiei. Namun Namun mulai tahun 2011, dia benar - benar menekunii bidang ini. Melalui seorang tetangga, Ambon mempelajari cara melakukan tattoo, . Kini setelah mendirikan Sarrap Tatto, ia akan terus berkarya melukiskan tattoo.

Para juri lomba mengamati dan menilai Tattoo dari pesete Tattoo

Tattoo mungkin bukan bentuk seni yang mudah dipahami semua orang. Namun bagi mereka yang menggemari tattoo, seni melukis tubuh dengan ini benar-benar menyenangkan, walau pasti ada rasa sakit saat proses di-tattoo. Bahkan ada pula mereka yang makin menyukai, sejak pertama kali memiliki tattoo. Ini disampaikan langsung oleh Indira. "Memang rasanya agak sakit, tetapi saya makin suka," ucapnya.

Di tubuh perempuan asal Bandung ini sudah ada beberapa tattoo diantaranya lengan dan kakinya. Indira mengaku, malam ini, pertama kalinya mendapat tattoo yang agak besar, sebelumnya tattoo yang didapat tidak seberapa besar. (*)

Reporter : Endang Pergiwati | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.