05 April 2025

Get In Touch

Covid Melandai, Tiap Hari Ada 5000 Pengunjung Datangi Alun-Alun Kota Batu

Suasan playground yang banyak dimanfaatkan untuk tempat bermain anak-anak.
Suasan playground yang banyak dimanfaatkan untuk tempat bermain anak-anak.


BATU (Lenteratoday) – Koordinator Pengawas Alun-alun Batu, Ifan Efendi menjelaskan dengan semakin melandainya Covid19, pengunjung alun-alun kota Batu mengalami peningkatan signifikan. Setidaknya 5000 pengunjung yang berkunjung tiap harinya dan kurang lebih 245 ribu orang per bulannya.

“Setelah pandemi kemarin, kita ada peningkatan pengunjung yang cukup banyak. Kurang lebih 3 ribu sampai 5 ribu an pengunjung itu ada tiap harinya. Kalau total per bulannya, kita bisa kedatangan sampai 245 ribu pengunjung,” ujar Ifan Efendi, selaku Koordinator Pengawas Alun-alun Batu, ditemui di tengah kegiatannya dalam mengkoordinir penataan alun-alun, Kamis (29/9/2022).

Ifan selanjutnya mengatakan antusias pengunjung lebih sering membludak pada saat weekend, yakni diantara hari Jum’at hingga Minggu. Beragamnya fasilitas bermain yang disediakan di alun-alun tersebut juga turut menjadi daya tarik wisatawan.
“Yang paling favorit disini wahana ferris wheel atau bianglala dan juga kuda-kudaan di Dokar Wisata untuk anak kecil,” tutur Ifan.

Sementara itu, dari sisi pengunjung yang menikmati suasana alun-alun kota Batu pada Kamis (29/9/2022) pagi hari, kebanyakan menyampaikan sejuknya udara dan banyaknya fasilitas yang membuat anak-anak nyaman bermain.

“Saya baru nyampe semalem, terus paginya langsung ke sini (alun-alun kota Batu). Disini enak, udaranya dingin, sejuk, sepertinya kalau bawa air gausa pakai kulkas soalnya dingin, enak,” tutur Era, pengunjung asal Depok dengan antusias.
Era mengaku berkunjung dari Depok ke Batu bersama rombongan 2 keluarganya. Dikatakannya setelah dari Batu, rombongannya juga akan bertandang ke Wisata Bromo Tengger.

“Kita menginap di Vila Batu. Ini kan habis ini musim liburan, jadi sebelum macet mau memanfaatkan kesempatan berlibur. Dari Batu kita mau ke Bromo juga,” tandasnya.

Di sisi lain, Siska, wisatawan asli kota Batu yang membawa cucu-cucunya dari Surabaya juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya dengan adanya wahana playground dan bianglala, orang tua yang membawa anak kecil tidak perlu khawatir akan kenyamanan sang anak saat ingin bermain. Siska juga memberikan saran kepada pengelola agar sedikit menurunkan volume musik karena dirasanya terlalu keras untuk anak-anak.

“Saya disini untuk ngemong cucu-cucu, kebetulan mereka dari Surabaya, mintanya selalu main kesini. Disini bagus, dingin, sejuk. Anak-anak suka main di playgroundnya. Cuman, musiknya itu lho. Jangan terlalu keras kalau bisa, jadinya kan tenang,” ungka Siska, pengunjung asal Batu yang membawa cucunya dari Surabaya.

Terpisah dari penuturan beberapa pengunjung yang menikmati suasana alun-alun Batu. Banyaknya wisatawan yang datang juga disambut gembira oleh Didik, salah satu Sopir Delman ‘Dokar Wisata’. Didik mengatakan mulai dari pukul 08.00 WIB sampai 11.00 WIB lebih dari 150 orang yang menaiki delmannya.

“Jadi kalau mau naik ini harus minta karcis dulu ke petugas di dalam. 1 bentel karcis itu kan isinya 100, itu kadang yang naik bisa lebih dari 150 an. Tidak sampai sore, hanya dari jam 8 sampai jam 11 saja,” tandas Didik.

Reporter: Santi Wahyu | Editor : Endang Pergiwati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.