
PASURUAN (Lenteratoday) – Setelah tertunda karena pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan kembali menghadirkan Bromo Xtravaganza di Plataran Bromo, Tosari, pada Sabtu dan Minggu (10-11/9/2022). Mengambil tertema “Musik, Sport dan Climate”, Bromo Xtravaganza menghadirkan pentas budaya, musik, dan bromo marathon.
Bromo Xtravaganza diawali dengan live concert di atas awan bertajuk ‘Dari Bromo untuk Nusantara’ di Putri Dewi Amphitheater pada Sabtu (10/9/2022). Concert tersebut menghadirkan berbagai musisi baik lokal maupun dari Ibu Kota. Diantaranya ada The Legend Trie Utami dan Syaharani, kemudian ada beberapa penyanyi dari Malang, Surabaya dan lainnya seperti Rosalyn, Ikhsan Skuter, dan Stevani.
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, mengatakan event ini menjadi peluang mendorong percepatan pemulihan ekonomi masyarakat dan kunjungan wisatawan. “Saya mengucapkan terimakasih untuk masyarakat Pasuruan dan juga semua pihak yang terlibat dalam acara Xtravaganza dan bromo marathon ini,” katanya.
Dia juga menandaskan, meskipun acara sempat dihiasi dengan turunnya hujan, namun suasana itulah yang sebenarnya menjadi pembeda antara Kabupaten Pasuruan dengan daerah lainnya. “Dengan hujan ini yang bikin berbeda dengan kabupaten dan kota lain di Indonesia. Mudah-mudahan hujan berkah dan ini yang paling menarik,” sambungnya.
Bupati yang akrab dengan sapaan Gus Irsyad ini juga menandaskan bahwa Bromo Marathon pertama dilakukan pada 2013 lalu dan ini adalah yang kedelapan. “Dengan kehadiran Plataran Bromo ini Kabupaten Pasuruan makin tekenal, terimakasih pada semua tamu kehormatan,” pungkasnya yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara.
Sementara itu, CEO & Founder Plataran Indonesia, Yozua Makes mengungkatkan bahwa event ini merupakan event unik karena menggabungkan antara musik, sport, dan alam. “Diselenggarakan secara ikonik di atas awan dan dikelilingi gunung-gunung yang menjadikannya konser musik, sport, dan alam ini satu-satunya di Indonesia apalagi dengan pendekatan hybrid music show,” ujar Yuzua.
Kehadiran para penyanyi legendaris seperti Syaharani dan Trie Utami tampil di atas panggung Putri Dewi Amphitheater serta beberapa penyayi lainnya dari Surabaya, Malang mampu menghangatkan suasana gunung yang cukup dingin.
Yozua juga menambahkan Plataran Bromo Xtravaganza menjunjung tinggi program Plataran for the People. Kemudian juga ada Plataran UMKM Ekosistem yang menyajikan serangkaian sajian yang bahan bakunya diproduksi dan dipanen langsung dari kebun masyarakat sekitar lewat sebuah festival kuliner. Selain itu juga menghadirkan berbagai produk UMKM dari Kabupaten Pasuruan.
Sedangkan untuk Bromo Marathon pada Minggu (11/9/2022). Garis Start dan Finish berada di Plataran Bromo sebagai Official Race Venue. Bromo Marathon sendiri merupakan event lari tahunan di Tosari, Kabupaten Pasuruan, yang kali ke delapan digelar tiap tahunnya. Terkecuali dua tahun pandemi Covid-19.
Adapun rute dan jalur marathon tahun ini cukup menantang dan menyajikan pemandangan menakjubkan yang menjadi ciri khas kawasan sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. “Tahun ini, gelaran Bromo Marathon menargetkan lebih dari 2.000 orang pelari dari 20 negara dan 7.500 penonton,” kata Dedi Kurniawan, Founder Galanesia dan pencetus Bromo Marathon.
Bagi wisatawan yang tidak ingin berpartisipasi dalam kegiatan Bromo Marathon, Plataran juga menggelar Plataran Fun Trail. Adalah fun and easy walk dengan rute 2KM dan 4KM sambil menikmati perjalanan alam, menghirup angin segar, sambil dikelilingi pemandangan panorama di atas awan. (*)
Sumber : rilis | Editor : Lutfiyu Handi