07 April 2025

Get In Touch

InsyaAllah Seluruh Jamaah Sudah Tuntas Melaksanakan Ibadah Haji…

Acara syukuran jamaahhaji KBIHU Nurul hayat dan penyerahan sertifikat badal haji (AN)
Acara syukuran jamaahhaji KBIHU Nurul hayat dan penyerahan sertifikat badal haji (AN)
DR. Aryo Nugroho, M.T.

Hingga hari Rabu (20/7/2022) semua jamaah menuntaskan amalan haji. Sebagian sudah pula meninggalkan Tanah Suci untuk kembali ke Tanah Air dan Sebagian lagi mulai menuju Madinah untuk ziarah dan amalan sunah.

Jamaah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Nurul Hayat Surabaya, hari Rabu itu berkumpul untuk tasyakuran haji.

Acara diadakan di lantai H yang biasa digunakan untuk sholat berjamaah. Kali ini seluruh jamaah diminta menggunakan dress code ala Saudi Arabia. Turut hadir Ketua Kloter, Kyai Kloter dan Dokter Kloter serta perawat kesehatan.

KBIHU Drs. H. Muhammad Molik membuka acara sekaligus melaporkan progress kegiatan secara menyeluruh.

“InsyaAllah seluruh jamaah sudah selesai melaksanakan ibadah hingga tuntas,” ujar pria yang selalu tersenyum ini.

Dia melaorkan, seorang jamaah atas nama Wisnu Broto yang menderita sakit sudah berhasil melaksanakan tawaf ifadah sehari sebelumnya.

Menggunakan "dress code" ala Saudi Arabia (AN)

Namun ada satu orang jamaah, bernama ibu Kiroatul Khoiroh wafat tak lama setelah mendarat di Jedah. "Innalillahiwainnailaihirojiun," ujar Molik dengan nada haru.

Ketua Kloter SUB 37 H. Nurwahid menyampaikan berbagai kesan terkait keistimewaan haji tahun ini. Utamanya bertepatan dengan haji akbar dan peningkatan fasilitas yang diberikan kepada jamaah haji. Apresiasi diberikan atas ketertiban dan kelancaran jamah haji kloter 37.

Di sela-sela acara memberikan kabar mengejutkan seklaigus menggembirakan. Malam sebelumnya beliau dipanggil oleh Ketua Daker Mekkah di Kantor Urusan Haji Indonesia di Makkah.

Ketua Daker menyampaikan kabar, jamaah haji yang wafat atas nama Kiroatul Khoiroh telah dibadal hajikan. Sertifikat diberikan oleh Kyai Kloter KH. DR Munawir kepada dr. Hj. Febria Sukmani dan H. Firmansyah, mewakili keluarga almarhumah.

Badal haji adalah menggantikan proses pelaksanaan ibadah haji orang lain yang memang wajib berhaji namun tidak dapat melakukannya.

Selain orang yang tidak mampu melaksanakan haji secara fisik, orang yang telah meninggal dunia juga dapat digantikan hajinya. Istilah ini lebih dikenal dengan badal haji.

Pimpinan KBIHU Nurul Hayat mewakili keluarga dan seluruh jamaah menyampaikan kegembiraannya. Karena sebelumnya belum pernah ada badhal haji seperti ini. Doa untuk almarhumah pun dipanjatkan seluruh jamaah.

Rasa terima kasih diucapkan kepada pemerintah Indonesia khususnya Kementrian Agama RI atas fasilitas seperti ini.

Penghargaan juga diberikan atas kesigapan ketua kloter, tim kloter hingga Ketua Daker yang berinisiasi badhal haji.

Sekadar informasi, tahun ini biaya badhal haji bisa mencapai 60 juta rupiah. Maka badhal haji yang diberikan tersebut merupakan perhatian besar dari pemerintah RI bahkan kepada jamaah yang sudah meninggal (*)

Penulis: Dr. Aryo Nugroho, M.T. -Dosen/Jamaah Haji Kloter 37 Surabaya|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.