
MAKKAH (Lenteratoday) -Hingga saat ini, total kedatangan jamaah haji reguler mencapai 72.092 jamaah. Jumlah tersebut terakumulasi dari pemberangkatan haji gelombang I yang mendarat di Madinah dan gelombang II yang mendarat di Jeddah.
Berdasarkan laporan harian Kantor Urusan Haji pada Minggu (26/6/2022) malam, dari 72.092 jamaah tersebut sebanyak 68.943 orang di antaranya sudah tiba di Makkah. Mereka terdiri atas 42.402 jamaah dari Madinah dan 26.541 jamaah dari Jeddah.
Sementara itu, ada 5 kloter terakhir pemberangkatan dari Madinah ke Makkah pada hari ini. Berikut rinciannya:
1. Kloter 4 Embarkasi Batam (BTH 4), dari Madinah jam 06.00 WAS tiba di Makkah jam 12.00 WAS
2. Kloter 2 Embarkasi Makassar (UPG 2), dari Madinah jam 06.00 WAS tiba di Makkah jam 12.00 WAS
3. Kloter 21 Embarkasi Solo (SOC 21), dari Madinah jam 08.00 WAS tiba di Makkah jam 14.00 WAS
4. Kloter 21 Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS 21), dari Madinah jam 08.00 WAS tiba di Makkah jam 14.00 WAS
5. Kloter 5 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 5), dari Madinah jam 06.00 WAS tiba di Makkah jam 14.00 WAS.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) membentuk satuan operasi khusus untuk mempersiapkan pelayanan saat puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Satop Armuzna. Personelnya adalah perwakilan dari beberapa daerah kerja (daker) yang dinamai satuan tugas.
"Kalau Arafah yang bertanggung jawab adalah daker bandara. Jadi satgas Arafah itu adalah petugas yang selama ini bertugas di bandara, kemudian Muzdalifah adalah petugas yang selama ini bertugas di daerah kerja Makkah, dan satgas Mina adalah para petugas daker Madinah," ujar Ketua PPIH Arab Saudi Arsyad Hidayat di ruang Media Center Haji (MCH) Daker Makkah, Minggu (26/6/2022).
Mengingat beban pekerjaan di Arafah dan Mina cukup besar, maka PPIH akan meminta beberapa personel daker Makkah, khususnya yang ada sektor untuk diperbantukan di Armuzna. Khususnya monitoring akomodasi tenda beserta fasilitas lain dan memantau distribusi katering.
Jamaah wafat
Sementara itu data jamaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci hingga saat ini total 14 orang.
Enam di antaranya meninggal dunia di Makkah dan sisanya meninggal dunia di Madinah. Setiap jamaah yang meninggal dunia telah diterbitkan sertifikat kematian atau Certificate of Death (COD).
Kepala Daerah Kerja Makkah Mukhammad Khanif mengatakan, jamaah haji yang meninggal dunia sebagian besar karena penyakit jantung.
"Informasi terakhir sampai saat ini sudah enam jamaah (meninggal dunia) semoga ke depan jamaah haji sehat-sehat selalu," kata Khanif di Makkah, Sabtu (25/6/2022).
Data terakhir jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia bernama Samiran Mudjiono Kartoredjo usia 64 tahun asal embarkasi Surabaya (SUB 10) dan Yuli Nurani Hidayah asal embarkasi Solo (SOC 27) usia 56 tahun.
Penyebab kematian kedua jamaah tersebut cardiovascular diseases. Keduanya akan dimakamkan di Sharae. Terkait jamaah haji sakit sebanyak 520 orang terdiri atas 446 orang rawat jalan, 60 orang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 14 orang dirawat di RSAS (*)
Editor: Arifin BH, dari berbagai sumber