07 April 2025

Get In Touch

Tim Tracing Temukan 23 Klaster Penyebaran Covid-19

Tim Tracing Temukan 23 Klaster Penyebaran Covid-19

Surbaya – Tim tracing dari Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur berhasil mengindentdifikasi ada 23 klaster penularan virus corona di Jawa Timur. Klaster-klaster inilah yang akan terus dipantau dan juga akan dilakukan pengembangan. Dari 23 klaster tersebut yang paling dipantau adalah klaster Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Seperti yang diketahui, per Senin (6/4/2020) ada 189 kasusyang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah tersebut sudahada 40 pasien yang dinyatakan sembuh, namu ada 14 yang meninggal. Jumlah ODPdan juga PDP terus mengalami peningkatan, hal ini karena upaya tracing terusdilakukan.

Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim,Kohar Hari Santoso mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menemukan 23 klasterpenularan. “Kami sudah melakukan pendalaman lebih jauh, sekarang 23 klaster bukan21 klaster. Surabaya ada 5 kelompok klaster, Malang ada 3 klaster, tapisebenarnya Kota Malang 2 klaster dan Kota Batu 1 klaster,” katanya di GedungNegara Grahadi, Senin (6/4/2020).

Dia juga menyebutkan, berdasarkan peta persebaran klasteryang ada dilayar (yang ditampilkan) hanya 20 klaster, namun sebenarnyaberdasarkan tracing terakhir ada 23 kluster. Dia menyebutkan, ada dua klasteryang penjadi fokus penelusuran dari tim tracing ini, yaitu klaster Asrama HajiSurabaya dan klaster Pusat Grosir Surabaya (PGS).

Untuk diketahui, klaster Asrama Haji Surabaya terjadi saatadanya pelatihan calon petugas haji yang diikuti oleh 413 peserta dari seluruhJawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur. Dari perkembangan klaster tersebuddiketahui sudah ada 20 kasus positif yang menyebar di beberapa kota di Jatim,mulai dari Blitar, Kediri, Lamongan dan lainnya.

Sedangkan dari klaster PGS Surabaya setidaknya sudahdiketahui ada lima kasus positif. Saat ini, PGS sudah dilakukan penutupansementara untuk menghindari penyebaran virus corona. Sebab tempat grosir inijuga menjadi tempat pertemuan orang dari berbagai daerah di Jatim dandikhawatirkan penyebarannya akan semakin luas.

Terkait dengan klaster yang ada, berikut data 20 klasterdari 23 klaster penyebaran covid-19 yang ada di Jatim :

  1. Klaster Surabaya I/ PGS ada 5 kasus
  2. Klaster Surabaya II ada 2 kasus
  3. Klaster Surabaya III ada 2 kasus
  4. Klaster Surabaya IV ada 2 kasus
  5. Klaster TKHI-PPHI / Asrama Haji ada 20 kasus
  6. Klaster Tenaga Kesehatan Surabaya - Sidoarjo ada5 Kasus
  7. Klaster Sidoarjo I ada 4 kasus
  8. Klaster Sidoarjo II ada 2 kasus
  9. Klaster Sidoarjo III ada 2 kasus
  10. Klaster Kab/Kota Malang ada 5 kasus
  11. Klaster Kota Malang II ada 2 kasus
  12. Klaster dari Malang ada 2 kasus
  13. Klaster INK ada 2 kasus
  14. Klaster dari Bali ada 2 kasus
  15. Klaster dari Jakarta ada 19 kasus
  16. Klaster dari Bogor ada 2 kasus
  17. Klaster pulang umroh ada 7 kasus
  18. Klaster seminar di Bogor ada 9 kasus
  19. Klaster dari Tanah Abang, Jakarta ada 3 kasus
  20. Klaster Situbondo ada 2 kasus. (ufi)
Share:
Lentera.co.
Lentera.co.