Hadapi Tekanan Ekonomi, Anggota DPRD Palangka Raya Imbau Masyarakat Utamakan Kebutuhan Pokok
PALANGKA RAYA (Lentera) - Di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok yang memengaruhi daya beli masyarakat, diimbau untuk mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak.
Imbauan ini disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery yang meminta masyarakat lebih cermat mengatur pengeluaran, agar kebutuhan utama rumah tangga tetap terpenuhi ketika harga barang mengalami kenaikan.
"Masyarakat harus bisa menahan diri untuk pengeluaran yang bersifat konsumtif, seperti untuk 'lifestyle', yang sebenarnya tidak ada gunanya," papar Khemal, Jumat (30/10/2026).
Ia menerangkan, jika tekanan ekonomi tidak hanya dirasakan masyarakat Kota Palangka Raya, namun menjadi tantangan yang dihadapi masyarakat di daerah lainnya.
Khemal mengingatkan, jika pengelolaan keuangan rumah tangga perlu mendapat perhatian agar pengeluaran tetap sesuai dengan kemampuan pendapatan masing-masing.
"Kenaikan harga kebutuhan pokok yang tidak diimbangi peningkatan pendapatan, sehingga masyarakat perlu mempertimbangkan terkait prioritas belanja," ucapnya.
Menurut Khemal, dengan mengurangi pengeluaran yang bersifat gaya hidup, menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat dalam menghadapi kondisi ekonomi yang sedang tidak menentu.
Masyarakat juga harus memahami, jika kondisi ini tidak hanya terjadi di Kota Palangka Raya, namun juga di wilayah Kalimantan Tengah lainnya, bahkan di seluruh Indonesia.
"Mari bersama kita hadapi situasi sulit ini dengan saling mendukung, sambil tetap memperhatikan kebutuhan pokok yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan keluarga," tutupnya.
Reporter: Novita/Editor: Ais



.jpg)

Post a comment