SURABAYA ( LENTERA ) - Teknik makeup perlu menyesuaikan perubahan kulit seiring bertambahnya usia. Eksfoliasi, hidrasi, dan penggunaan produk bertekstur ringan dapat membantu riasan terlihat lebih segar tanpa menutupi tekstur alami wajah.
Perubahan kulit seiring bertambahnya usia membuat teknik makeup yang biasa digunakan saat muda belum tentu memberikan hasil serupa ketika usia bertambah. Kulit yang cenderung lebih kering, garis halus, hingga perubahan tekstur wajah perlu menjadi pertimbangan dalam memilih produk dan mengaplikasikan riasan.
Namun, mendapatkan tampilan makeup yang flawless bukan berarti harus menutupi setiap kerutan atau membuat permukaan kulit tampak tanpa cela. Persiapan kulit dan pemilihan produk yang tepat justru berperan penting agar riasan terlihat menyatu dengan wajah.
Mengutip The Guardian, sejumlah makeup artist membagikan kiat untuk menjaga tampilan makeup tetap segar di berbagai usia. Mulai dari eksfoliasi hingga penggunaan concealer, berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan.
Eksfoliasi agar Kulit Segar
Makeup yang terlihat baik tidak hanya bergantung pada foundation atau bedak. Kondisi kulit sebelum dirias juga berpengaruh terhadap hasil akhir. Salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan adalah eksfoliasi untuk membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk.
Makeup artist Kate Hughes menjelaskan, regenerasi sel kulit dapat melambat seiring bertambahnya usia. Penumpukan sel kulit mati dapat membuat wajah tampak kusam sehingga permukaan kulit terlihat kurang segar ketika menggunakan makeup.
Meski demikian, eksfoliasi tidak harus dilakukan setiap hari. Hughes menyarankan untuk memulainya sekitar satu kali seminggu bagi mereka yang belum terbiasa, kemudian menyesuaikan frekuensinya secara bertahap berdasarkan respons kulit.
Pemilihan metode eksfoliasi juga perlu memperhatikan kondisi kulit. Penggunaan produk yang terlalu kuat atau terlalu sering justru berisiko menyebabkan iritasi, terutama pada kulit yang kering atau sensitif. Karena itu, eksfoliasi sebaiknya dilakukan secara bertahap dan tidak dipaksakan jika kulit menunjukkan tanda-tanda iritasi.
Hindari Concealer Tebal di Bawah Mata
Area bawah mata membutuhkan perhatian tersendiri saat mengaplikasikan makeup. Seiring bertambahnya usia, kulit di bagian ini dapat menjadi lebih tipis dan kering sehingga garis-garis halus lebih mudah terlihat.
Makeup artist Bobbi Brown mengingatkan bahwa penggunaan concealer terlalu tebal berisiko membuat produk berkumpul di lipatan kulit. Alih-alih menyamarkan lingkaran hitam atau membuat area mata tampak lebih cerah, lapisan produk yang berlebihan justru dapat mempertegas tekstur kulit.
Untuk menghindarinya, persiapkan kulit dengan menjaga kelembapan sebelum menggunakan makeup. Pilih concealer dengan formula yang nyaman dan melembapkan, kemudian aplikasikan sedikit demi sedikit pada bagian yang membutuhkan koreksi.
Kate Hughes juga menyarankan penggunaan concealer secara bertahap agar hasilnya tetap menyatu dengan kulit. Jika masih diperlukan, tambahkan produk secukupnya daripada langsung menggunakan lapisan tebal.
Teknik ini membantu riasan terlihat lebih natural sekaligus mengurangi kesan berat pada area bawah mata.
Tak Perlu Menutupi Semua Kerutan
Garis halus dan kerutan merupakan bagian dari perubahan alami kulit. Karena itu, makeup tidak harus digunakan untuk menghilangkan seluruh tanda penuaan.
Bobbi Brown menyarankan pemilihan foundation berformula ringan agar tampilan kulit tetap natural. Penggunaan foundation dan bedak secara berlebihan dapat membuat tekstur kulit semakin terlihat, terutama ketika produk menumpuk pada garis-garis halus.
Alih-alih mengejar permukaan wajah yang sepenuhnya tanpa garis, makeup dapat digunakan untuk menonjolkan fitur wajah yang disukai. Misalnya, memberikan perhatian pada mata, membentuk alis, atau memilih warna bibir yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan penampilan.
Penggunaan produk secara secukupnya juga memungkinkan tekstur alami kulit tetap terlihat. Hasil makeup tidak harus menyerupai filter digital untuk disebut berhasil.
Pada akhirnya, teknik riasan yang tepat memang dapat membantu menyamarkan bagian tertentu dan membuat wajah tampak lebih segar. Namun, kerutan dan garis halus bukanlah sesuatu yang harus selalu dihilangkan.
Sesuaikan Makeup dengan Kondisi Kulit
Selain tiga kiat tersebut, beberapa prinsip dasar dapat membantu menjaga hasil riasan tetap nyaman digunakan.
Pertama, perhatikan hidrasi kulit sebelum makeup. Kulit yang terasa kering membutuhkan persiapan yang sesuai agar produk tidak mudah terlihat pecah atau menumpuk. Gunakan pelembap yang cocok dengan kondisi kulit dan beri waktu agar produk menyerap sebelum mengaplikasikan riasan.
Kedua, gunakan foundation secara bertahap. Mulailah dengan lapisan tipis, lalu tambahkan produk hanya pada bagian yang membutuhkan daya tutup lebih tinggi. Cara ini membantu menghindari tampilan yang terlalu tebal.
Ketiga, gunakan bedak secukupnya. Bedak dapat membantu mengurangi kilap dan mengunci riasan, tetapi pemakaian berlebihan berpotensi membuat kulit tampak kering atau mempertegas tekstur. Fokuskan aplikasi pada area yang memang membutuhkan, seperti bagian wajah yang mudah berminyak.
Keempat, jangan lupakan tabir surya dalam rutinitas perawatan kulit pada pagi hari. Perlindungan terhadap sinar ultraviolet merupakan bagian penting dari perawatan kulit jangka panjang. Pilih tabir surya dengan perlindungan spektrum luas dan SPF minimal 30, lalu gunakan sesuai petunjuk produk.
Perlu diingat, kebutuhan kulit setiap orang berbeda. Usia bukan satu-satunya faktor yang menentukan teknik makeup yang tepat. Jenis kulit, kondisi kelembapan, sensitivitas, serta preferensi pribadi juga perlu dipertimbangkan.
Makeup yang baik pada akhirnya bukan tentang menyembunyikan usia, melainkan memahami kebutuhan kulit dan menggunakan riasan untuk mendukung penampilan. Dengan persiapan yang tepat dan aplikasi yang tidak berlebihan, wajah dapat terlihat segar tanpa harus kehilangan tekstur alaminya.(far,ist/dya)



.jpg)

Post a comment