SURABAYA (Lentera) - Jet tempur Mirage 2000D milik Angkatan Udara Prancis berawak dua orang jatuh saat menjalani penerbangan latihan di wilayah timur laut negara tersebut. Insiden tersebut menyebabkan satu orang tewas sedangkan satu lagi masih dalam pencarian.
Menurut keterangan Angkatan Udara Prancis pada Rabu (21/10/2026), Pesawat itu jatuh sekitar pukul 21.00 GMT pada Selasa (20/10/2026) di dekat pangkalan udaranya, di pinggiran Kota Nancy. Tim penyelamat dikerahkan untuk mencari awak kedua yang belum ditemukan.
"Tampaknya setidaknya satu anggota awak tidak berhasil melontarkan diri," kata Papalardo kepada radio franceinfo, melansir CNBCIndonesia.
Mirage 2000D merupakan jet tempur berkursi ganda yang mulai digunakan Angkatan Udara Prancis pada 1993. Pesawat ini telah dikerahkan dalam berbagai konflik, termasuk di Kosovo pada 1999, Libya pada 2011, Afghanistan, Irak, Suriah, serta kawasan Sahel di Afrika.
Sejumlah pesawat Mirage 2000D sebelumnya juga pernah mengalami kecelakaan. Pada Januari 2019, dua awak jet tempur jenis tersebut tewas ketika pesawat mereka jatuh saat menjalani penerbangan malam di ketinggian rendah di wilayah timur Prancis.
Sedangkan dalam kecelakaan lain pada Juli 2021 di dekat Nancy, awak pesawat berhasil melontarkan diri sebelum jet tempur mereka jatuh.
Prancis baru saja menyelesaikan program modernisasi armada Mirage 2000D. Pemerintah negara tersebut berencana mempertahankan pesawat tempur itu dalam layanan hingga dekade 2030-an. (*)
Editor: Lutfiyu Handi




.jpg)

Post a comment